Pagi

Pagi yang seram karna aku harus tidak masuk sekolah gara-gara hujan dengan berat hati aku harus menyalahkan hujan karna tidak punya alasan lain, sebenarnya bukan karna hujan kebetulan juga lagi malas, dan setelah hujan selesai aku langsung berangkat, tapi sebelum berangkat tentunya dalam keadaan kenyang, aku ambil motor setelah ku hidupkan langsung berangkat, kenapa tidak dipanasin dulu motornya? Nanti juga panas sendiri setelah ku ajak jalan2, dan jalannya yang rusak, yang tidak pernah dibetulin dan aku tidak menyalahkan presiden karna mungkin dia tidak tau atau karna cuek dan presiden juga manusia biasa, dan setelah sampai pada jalan yang agak bagus tiba2 ada dua orang yang menghampiri saya dan bilang : dek tasnya kebukak dan membuatku berhenti, walaupun isinya tidak berharga menurut kalian, tapi sebelum berenti tentunya aku bilang terima kasih banyak pak, dan setelah saya mau berangkat lagi tiba2 dari belakang boleh ikut nebeng bang, dan setelah aku menoleh aku kaget karna yang bilang saya abang lebih tua dari saya, dan dengan segala hormat saya bilang mari pak boleh, dan dia bilang sampek lampu merah ya bang, dan aku bilang kok sampek lampu merah pak emang mau ngemis, dan dia tidak tersinggung karna aku bicara dalam hati, tentunya aku bilang siap pak berangkat, dan dalam perjalanan kita berbicara karna aku tau bicara dalam perjalanan tidak baik, karna bisa membuat kecelakaan itu alasanku saja, karna aku tidak tau mau ngomong apa karna tidak saling kenal, dan aku coba nanya emang tadi dari mana pak? Mau kerja tapi gak jadi di sebabkan hujan, dan dia punya masalah yang sama denganku sama2 gara2 hujan, emang bapak kerja apa? Bangunan bang itu di rumah kecil sebelah abang tadi berenti, dan aku jawab oh disana dan aku tidak tau disana apa ada rumah yang dibangun atau tidak, bisa dibilang aku menghargai biar dia gak kecewa karna sudah mau ngomong banyak, dan setelah sampai dilampu merah up up bang sampai sini aja, padahal aku juga akan berenti disana tanpa dia suruh, karna itu lampu nyala dalam keadaan merah yang mengharuskan saya harus berenti, terima kasih banyak ya bang? Iya pak sama2 , dan kenapa dia tidak pakek bahasa mandarin padahal aku tau sedikit dan aku lihat2 bapak itu memang orang keturunan china, karna dia tau disini indonesia bukan china, dan dia harus membudayakan yang bukan budayanya, kasian sekali tapi memang harus begitu. Dan lampu mulai hijau aku gas motor biar jalan dan tidak langsung sampai karna aku harus melewati 2 lampu lalu lintas lagi untuk sampai ke sekolah, dan setelah sampai disekolah aku tidak langsung masuk ke kelas, karna aku tau aku telat dan aku juga punya rasa malu yg membuatku tidak masuk walaupun dosen tidak akan marah,

Komentar